Menu
Models
Menu
Porsche Indonesia

Porsche Indonesia

Model Panamera Baru Memasuki Pasar IndonesiaKontradiksi Sensasional – Generasi Kedua Porsche Panamera


Jakarta. PT Eurokars Artha Utama, importir resmi Porsche di Indonesia, memperkenalkan Panamera S baru di Jakarta pada tanggal 4 September 2013. Generasi kedua dari model Panamera baru ini menawarkan kendaraan yang memadukan elemen sensasi sporty dan kenyamanan ke tingkat yang lebih tinggi.

Christoph Choi, General Manager PT Eurokars Artha Utama mengatakan bahwa: “Konsep ruang interior di dalam Panamera yang menempatkan dua kursi di bagian belakang mobil terbukti sukses, terutama sejak konsep ini diperkenalkan pertama kalinya pada tahun 2009. Oleh karena itu, Porsche kembali meneruskan konsep ini ke dalam generasi Gran Turismo baru, kendaraan yang bahkan lebih efisien dan lebih sporty. Pertunjukkan perdana Panamera generasi kedua ini dilakukan di Shanghai pada awal tahun ini, dan Porsche menerima umpan balik yang positif. Itulah sebabnya saya sangat yakin bahwa Panamera yang baru akan dapat melanjutkan kisah suksesnya di Indonesia.”

Tentang Porsche Panamera S Baru
Panamera S dibangun dengan mesin V6 biturbo 3 liter yang dapat menghasilkan output sebesar 420 tenaga kuda, dan kendaraan ini juga dilengkapi dengan transmisi Porsche Doppelkupplung (PDK) dengan tujuh kecepatan. Panamera S dapat berakselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 5,1 detik, dan dapat mencapai kecepatan maksimal secepat 287 km/jam. Konsumsi bahan bakar NEDC kendaraan ini adalah 8,7l/100 km dan emisi CO2 – nya adalah 204 g/km.

Desain yang berbeda
Garis yang lebih lugas dan tegas di bagian depan kendaraan ini tampak jelas, terlebih lagi dengan posisi saluran udara dan garis transisi menuju ke lampu depan yang tampak berbeda. Bila dilihat dari samping, kaca yang lebih condong ke belakang menciptakan siluet yang lebih panjang. Tampilan samping Panamera baru juga telah dimodifikasi. Sebagai contoh, bagian pinggir kaca di sisi samping memiliki tampilan yang lebih jelas terlihat, seolah-olah digaungkan melalui refleksi cermin.

Bila dilihat dari belakang, Panamera generasi baru seperti terbuat dari boot lid. Jendela kaca bagian belakang menekankan aspek horizontal Gran Turismo, dan ini menegaskan karakter sporty kendaraan. Efek aspek horizontal ini memberikan Panamera tampilan visual yang lebih rendah dengan posisi yang lebih kokoh menapak di permukaan, dan tampilan ini diperkuat lagi dengan meletakkan kerangka pelat mobil di posisi yang lebih rendah pada bumper kendaraan. Bagian belakang kendaraan juga didesain ulang. Saat ini, bagian belakang kendaraan memiliki spoiler yang lebih lebar, dan garis yang lebih ketat yang ditarik ke lampu belakang, garis siluet yang terbentuk serupa dengan transisi visual di bagian depan kendaraan yang ditarik ke lampu depan.

Model Panamera ini kemudian masih di-upgrade lagi, beberapa fitur-fitur standar dimasukkan ke dalamnya, seperti lampu bi-xenon, setir multi fungsi, dan kap bagasi otomatis. Penyesuaian produk yang lebih lanjut dapat dilakukan melalui beberapa tawaran opsi, termasuk untuk menggunakan lampu LED untuk lampu depan, sehingga Gran Turismo akan memiliki tampilan yang sangat spesial. Lampu LED depan akan dipasangkan dengan sistem lampu intelijen yang disebut dengan Porsche Dynamic Light System Plus (PDLS Plus). Desain dari lampu depan ini pada dasarnya berbeda dengan lampu versi bi-xenon standard: Lampu diproduksi langsung oleh dua unit LED, satu lampu diletakkan di atas yang satunya, sementara posisi lampu dan lampu indikator yang dapat menyala diletakkan di bodi kendaraan bagian depan. Selain itu, sistem bantuan line-up juga tersedia untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

Kinerja dan efisiensi yang lebih baik dengan downsizing – Mesin V6 biturbo baru

Salah satu kompetensi inti Porsche adalah mendorong performa dan efisiensi. Saat membangun Panamera baru, Porsche berhasil mendorong kompetensi ini sehingga mereka mendapatkan mesin baru yang menerapkan konsep downsizing: sebuah mesin V6 tiga liter dan biturbo charging. Mesin V6 biturbo ini menggantikan mesin V8 4,8 liter di Panamera S dan Panamera 4S, dan mesin ini juga digunakan di dalam versi Executive Panamera 4S yang baru. Indikator berikut digunakan sebagai parameter dasarnya: tenaga kuda 20 hp lebih besar, torsi 20 Newton meter lebih besar, dan efisiensi bahan bakar 18% lebih baik bila dibandingkan dengan mesin V8 dari model yang sebelumnya. Oleh karena itu, pengemudi tidak hanya akan mendapatkan mesin yang lebih bertenaga dan efisien, tetapi mesin turbocharging juga dapat menghasilkan torsi maksimum hingga 520 Newton meter pada berbagai macam kecepatan kendaraan untuk kurva lekukan yang superior dan kurva lekukan yang sama, bahkan saat rpm rendah.


Porsche Indonesia PR

Public Relations and Media
Cynthia Ratna
Phone: +62 21725 8000
E-mail: cynthia@eurokars.co.id

9/12/2013